Setelah sering membagikan sepeda kepada anak-anak, kali ini Presiden Joko Widodo memberikan hibah tanah kepada Suku Anak Dalam (SAD) di Desa Jeluti Kecamatan Bathin XXIV Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi. Seperti dilansir liputan6.com hari ini Selasa, 17 Oktober 2017, kepastian penyerahan lahan seluas 5.455 ha itu disampaikan oleh Panglima Kodam II Sriwijaya, Mayjen AM Putranto, saat berkunjung ke Kabupaten Batanghari Provinsi Jambi pada Minggu, 15 Oktober 2017.
Selanjutnya baca : http://nulis.co.id/?p=121255
Selasa, 17 Oktober 2017
Senin, 16 Oktober 2017
Wajib Tahu. Jenis Kepiting Ini Dilarang Dilalulintaskan
Tiga hari lalu, tepatnya 14 Oktober 2017, tribunjambi memberitakan Bandara Sultan Thaha Jambi menyita belasan ekor kepiting besar (scylla serrata). Kepiting yang disita dibawa oleh seorang penumpang untuk keperluan konsumsi dan oleh-oleh keluarga. Tidak disebutkan ke kota mana tujuan pengiriman kepiting besar tersebut. Namun karena pengiriman kepiting besar menyalahi peraturan, maka barang bukti diamankan Petugas Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Kelas I Jambi dan akhirnya di-lepas-liar-kan ke perairan pesisir Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan bantuan Satuan Polisi Perairan Polres Tanjung Jabung Timur.
Selanjutnya : http://nulis.co.id/?p=119676
Selanjutnya : http://nulis.co.id/?p=119676
Kamis, 12 Oktober 2017
Ini Lho, Tiga Negara yang Presidennya Seorang Pengusaha
Seorang presiden tidak harus selalu berasal dari kalangan politisi. Beberapa negara membuktikan bahwa presiden mereka berlatar belakang bukan politisi tapi justru pengusaha. Berikut ini negara-negara yang presidennya adalah seorang pengusaha :
Selengkapnya : http://nulis.co.id/?p=117620
Selengkapnya : http://nulis.co.id/?p=117620
Minggu, 08 Oktober 2017
Kiprah Membanggakan TNI di PBB. Ini Faktanya
Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-72 pada Kamis, 5 Oktober 2017 lalu, berikut ini fakta-fakta membanggakan TNI dalam kiprahnya menjalankan tugas sebagai Pasukan Penjaga Perdamaian di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) :
1. Medali kehormatan di Darfur Sudan
- Penyematan Medali Kehormatan kepada Prajurit TNI oleh Force Commander Unamid Letnan Jenderal Frank Mushyo Kamanzi, Rabu (25/1/2017) (Doc. PUSPEN TNI)
TNI menerima Medali Kehormatan dari PBB atas dedikasinya melaksanakan tugas perdamaian di Darfur, Sudan selama satu tahun. Medali Kehormatan diberikan kepada Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Batalyon Komposit TNI Konga XXXV-B/Unamid (United Nations Mission In Darfur) dibawah pimpinan Letkol Inf. Singgih Pambudi Arinto, S.IP. sebagai Komandan Satgas Indobatt-02 pada Selasa, 24 Januari 2017 di Darfur Sudan. Penganugerahan Medali Kehormatan dilakukan langsung oleh Force Commander Unamid Letnan Jenderal Frank Mushyo Kamanzi pada acara Medal Parade di Lapangan Garuda Camp Darfur Sudan. Medali Kehormatan dari PBB diberikan kepada seluruh peacekeeper karena dinilai sukses melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab serta memberikan kontribusi positif kepada masyarakat lokal melalui kegiatan pembinaan teritorial.
2. Pengirim pasukan perdamaian terbesar.
- Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Senin (17/7/2017).(KOMPAS.com/IHSANUDDIN)
Tahun 2017 pemerintah RI kembali akan mengirim 1.040 pasukan yang terdiri dari 1 Batalyon Komposit TNI yang jumlahnya 800 personel, 1 form police unit Polri, 140 personel dan 100 indivual police officer. Dengan demikian seluruh jumlah pasukan menjadi 3.759, setelah sebelumnya 2.719 telah dikirim di negara-negara konflik. Jumlah tersebut menjadikan Indonesia sebagai pengirim pasukan terbesar untuk misi perdamaian PBB. Hal ini dikatakan oleh Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, saat mengikuti rapat di Kantor Wakil Presiden, Jakarta pada 17 Juli 2017.
Pengiriman pasukan perdamaian ini merupakan upaya Indonesia untuk mewujudkan visi mengirim 4.000 pasukan perdamaian yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) periode 2015-2019. Adapun misi perdamaian yang telah dan sedang dilakukan oleh pasukan TNI yaitu misi UNIFIL (Lebanon), UNAMID (Darfur, Sudan), MINUSCA (Repubik Afrika Tengah), MONUSCO (Republik Demokratik Kongo), MINUSMA (Mali), MINURSO (Sahara Barat), MINUSTAH (Haiti), UNMIL (Liberia), UNMISS (Sudan Selatan), dan UNISFA (Abyei, Sudan).
3. Pasukan penjaga perdamaian paling hebat di dunia.
Pasukan TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda dikenal sangat hebat dalam menjaga perdamaian di negara-negara konflik. Kehebatan Kontingen Garuda terletak pada kemampuannya menjaga penduduk lokal dengan sikapnya yang akrab dan meninggalkan kenangan tak terlupakan. Bahkan Komandan Pasukan Perdamaian PBB Minusca (Multi Dimensional Integrated Stabilization Mission in The Central African Republic) memuji kinerja Pasukan Garuda Indonesia dalam menjaga perdamaian di kawasan Bangui dan Bouar di Afrika Tengah. Pujian tersebut disampaikannya melalui Commendation Card tertanggal Kamis 28 April 2016. Kontingen Garuda dinilai menunjukkan kinerja terbaik menjaga perdamaian di kedua wilayah tersebut yang dikenal wilayah tersulit dan rawan. (https://news.okezone.com/read/2016/05/07/18/1382150/pbb-sebut-kinerja-pasukan-garuda-terbaik-di-afrika-tengah).
4. Satu-satunya TNI yang menjadi panglima dalam pasukan PBB (UNEF)
- Rais Abin. foto : jawapos.
Adalah Purnawirawan Mayor Jenderal Rais Abin merupakan satu-satunya anggota TNI (bahkan satu-satunya orang Asia) yang menjadi panglima dalam pasukan PBB, United Nations Emergency Force/UNEF yang ditugaskan di Sinai, Mesir pada 1974-1978. Rais Abin yang saat itu berpangkat Mayor Jenderal, menjadi kebanggaan Indonesia karena di bawah komandonya, pasukan UNEF II yang berjumlah 4.031 personil berhasil memuluskan perundingan perdamaian antara Mesir dan Israel yang saat itu sedang berperang. Hingga akhirnya, melalui perundingan tersebut tercipta perdamaian antara Mesir dan Israel tahun 1979. Sampai saat ini wajah Rais Abin masih terpampang di Kantor Pusat PBB. (utr).
Sabtu, 07 Oktober 2017
Tempat Latihan Tempur TNI AD Terluas di Dunia Ada di Sini
Rabu, 5 Oktober 2017 Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-72. Puncak perayaan HUT TNI ke-72 akan digelar di Pelabuhan Indah Kiat, Cilegon, Banten Jawa Barat. Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, sebagaimana dilansir detikcom Kamis, 28 September 2017, menyatakan pemilihan Pelabuhan Indah Kiat Cilegon sebagai tempat puncak perayaan HUT TNI merupakan bentuk laporan TNI kepada Presiden dan rakyat Indonesia sejauh mana Alutsista digunakan.
- Kodam VI/Tanjung Pura. Foto : wikipedia
Sementara itu, tahukah Anda bahwa TNI AD mempunyai tempat latihan tempur terluas di dunia ? Sebagaimana dilansir kapanlagidotcom Kamis, 19 Juni 2008, tempat latihan tempur tersebut merupakan milik TNI AD Kodam VI/Tanjung Pura yang terletak di Kelurahan Amborawang, Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Provinsi Kalimantan Timur. Tanah ini merupakan aset milik TNI AD seluas 724 hektar. Menurut Kepala Staf TNI Angkatan Darat, Jenderal Agustadi Sasongko Purnomo, tempat latihan tempur ini merupakan yang terluas di dunia dan memadai. Tempat latihan yang memadai merupakan sarana latihan yang optimal untuk mewujudkan satuan dan prajurit yang siap melaksanakan tugas setiap saat.
Keistimewaan lain tempat ini adalah kurang lebih 4 km dari lokasi dihuni oleh 100 Kepala Keluarga Narapidana Politik/Tahanan Politik Partai Komunis Indonesia.(oen).
Rabu, 04 Oktober 2017
Presiden Jokowi Bakal Mantu Lagi. Akankah Melakukan Tindakan Ini Lagi ?
Beberapa hari terakhir ini media massa ramai memberitakan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mantu lagi. Kali ini Presiden Joko Widodo
menikahkan putri keduanya, Kahiyang Ayu dengan Bobby Nasution. Pernikahan akan
diselenggarakan pada 8 November 2017 di Solo, tempat kediaman pribadi Presiden
Jokowi. Sedangkan tempat berlangsungnya akad nikah dan resepsi di Gedung Graha
Sabha, gedung milik Presiden Jokowi sebelum menjabat Walikota Solo.
Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution.
Sebagaimana diketahui bersama
saat mantu Putra Sulungnya, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda tahun
2015 lalu, Presiden Jokowi melakukan hal yang mengejutkan. Presiden Jokowi
menolak sumbangan dari tamu undangan dalam bentuk apapun. Penolakan tersebut
tertulis jelas di kartu undangan. Bahkan panitia pernikahan saat itu akan
langsung mengembalikan jika ada tamu undangan yang tetap memberikan sumbangan.
Selengkapnya ,,, http://berita.baca.co.id/13458045
Kini, pernikahan agung seorang putri seorang kepala negara
tinggal menunggu hari. Yang masih meninggalkan tanda tanya saat prosesi mantu
keduanya nanti, akankah Presiden Jokowi melakukan hal yang sama yaitu
menolak sumbangan dari tamu undangan ?
Selasa, 03 Oktober 2017
Ingin Punya Tabungan ? Ini Triknya
Siapa yang tak ingin mempunyai tabungan ? Semua orang
pasti menginginkannya.
pasti menginginkannya.
Menurut Undang-undang No 10 Tahun 1998 Tentang Perbankan, tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang disepakati, tetapi tidak dapat ditarik dengan cek, bilyet giro, dan /atau alat lainnya yang dipersamakan dengan itu. Namun tabungan yang dimaksud dalam tulisan ini adalah tabungan dalam arti sederhana, yaitu uang/harta simpanan baik yang disimpan di bank ataupun dalam bentuk barang berharga.
Sebagaimana diketahui bersama, manfaat tabungan banyak sekali di antaranya ..... simak di link berikut : http://nulis.co.id/?p=103007
Langganan:
Postingan (Atom)




